Penanganan pasca panen bunga merupakan suatu kegiatan yang memberikan perlakuan-perlakuan terhadap bunga, setelah bunga tersebut dipanen sampai bunga tersebut diterima oleh konsumen. tujuan dari penanganan pasca panen bunga adalah menjaga keutuhan bunga, agar kualitas bunga yang diterima oleh konsumen tetap bagus, yaitu dengan cara memberikan perlakuan-perlakuan tertentu yang dapat menjamin hal-hal sbb :
- keseraman bunga dalam suatu kelompok kualitas
- Meningkatkan bunga dalam vase
- Tersajinya bunga dalam kemasan yang cantik
Semua tiindakan itu ditujukan untuk memberi nilai tambah pada produk hortikultura yang akan dijual di pasar
Kamis, 18 Agustus 2011
Selasa, 16 Agustus 2011
Pasca Panen tanaman hias "bunga potong"
Setelah melalui suatu proses yang ckup panjang mulai dari pembibitan, penanaman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit serta pemeliharaan yang lainnya proses terakhir yaitu panen ddan penanganan pasca panen
Senin, 13 Juni 2011
Selasa, 29 Maret 2011
Pemangkasan Pohon BUah-buahan
Pembentukan tajuk tanaman bertujuan untuk memperoleh tajuk tanaman yang efisien dalam memproduksi buah. Untuk memperoleh tajuk yang ideal secara agronomis, diperlukan suatu kerangka tajuk yang seimbang. Keragka tajuk dapat diatur dengan pemangkasan berpola tertentu.
Pemangkasan berarti pembuangan bagian tanaman (cabang, ranting, batang, akar) untuk menghilangkan atau menghindari terjadinya arah pertumbuhan yang tidak diinginkan.Dengan demikian, pemangkasan mengandung dua pengertian sekaligus yang bersifat dualistis, yaitu membuang sesuatu bagian tanaman dan untuk memperoleh suatu tanggap pertumbuhan yang positif dari segi agronomis. Hasil tindakan pemangkasan yang positif tentunya tidak segera dapat dinikmati, melainkan setelah tanaman menempuh suatu periode pertumbuhan tertentu.
Selama tahap TBM, kerangka dasar tajuk tanaman sudah dapat dibentuk sejak tahun pertama. Pada perkebunan buah-buahan pohon/semak, dikenal dua pola (rumus) pangkasan bentuk yang umum, yaitu 1-2-6-18 dan 1-3-9-27 (kadanng-kadang dikenal dengan rumus 1-2-3-3 dan 1-3-3-3). Rumus tersebut mengacu pada sistem percabangan dari batang pokok (1) hingga ke jumlah cabang tersier pohon. ...... bersambung......
Pemangkasan berarti pembuangan bagian tanaman (cabang, ranting, batang, akar) untuk menghilangkan atau menghindari terjadinya arah pertumbuhan yang tidak diinginkan.Dengan demikian, pemangkasan mengandung dua pengertian sekaligus yang bersifat dualistis, yaitu membuang sesuatu bagian tanaman dan untuk memperoleh suatu tanggap pertumbuhan yang positif dari segi agronomis. Hasil tindakan pemangkasan yang positif tentunya tidak segera dapat dinikmati, melainkan setelah tanaman menempuh suatu periode pertumbuhan tertentu.
Selama tahap TBM, kerangka dasar tajuk tanaman sudah dapat dibentuk sejak tahun pertama. Pada perkebunan buah-buahan pohon/semak, dikenal dua pola (rumus) pangkasan bentuk yang umum, yaitu 1-2-6-18 dan 1-3-9-27 (kadanng-kadang dikenal dengan rumus 1-2-3-3 dan 1-3-3-3). Rumus tersebut mengacu pada sistem percabangan dari batang pokok (1) hingga ke jumlah cabang tersier pohon. ...... bersambung......
Langganan:
Postingan (Atom)
